PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) MELALU PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN (PKP) BERBASIS ZONASI

MATA PELAJARAN IPS
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan.

Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kemendikbud yang menekankan pada pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar yang sebaiknya dimiliki oleh seorang guru professional.


Untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta pemerataan mutu pendidikan, maka pelaksanaan Program PKP mempertimbangkan pendekatan kewilayahan, atau dikenal dengan istilah zonasi. Melalui langkah ini, pengelolaan Pusat Kegiatan Guru (PKG) TK, kelompok kerja guru (KKG) SD dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) SMP yang selama ini dilakukan melalui Gugus atau Rayon dalam zonasinya, dapat terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan guru.

Zonasi memperhatikan keseimbangan dan keragaman mutu pendidikan di lingkungan terdekat, seperti status akreditasi sekolah, nilai kompetensi guru, capaian nilai rata-rata UN/USBN sekolah, atau pertimbangan mutu lainnya.

Guru  profesional memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan prestasi peserta didik. Penelitian menunjukkan bahwa 30% prestasi peserta didik ditentukan oleh faktor guru. Dengan demikian maka guru harus senantiasa meng-update dirinya dengan melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Jika program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sebelumnya didasarkan pada hasil Uji Kompetensi Guru, berfokus pada peningkatan kompetensi guru khususnya kompetensi pedagogi dan profesional, maka Program Peningkatan Kompetensi

Pembelajaran Berbasis Zonasi lebih berfokus pada upaya memintarkan peserta didik melalui pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi. Berbasis zonasi ini dilakukan mengingat luasnya wilayah Indonesia.

Zonasi diperlukan guna memperhatikan keseimbangan dan keragaman mutu pendidikan di lingkungan terdekat, sehingga peningkatan pendidikan dapat berjalan secara masif dan tepat sasaran.

Unit Pembelajaran yang sudah tersusun diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran. Unit Pembelajaran yang dikembangkan dikhususkan untuk Pendidikan Dasar yang dalam hal ini akan melibatkan KKG SD dan MGMP SMP.

Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim penyusun yang berasal dari PPPPTK, LPMP, maupun Perguruan Tinggi dan berbagai pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi positif dalam mewujudkan penyelesaian Unit Pembelajaran ini. Semoga Allah SWT senantiasa meridai upaya yang kita lakukan.

Semoga Unit Pembelajaran ini bisa menginspirasi guru untuk mengembangkan materi dan melaksanakan pembelajaran dengan berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi. Semoga Allah SWT senantiasa meridai upaya yang kita lakukan.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan,
Dr. Supriano, M.Ed.

Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar
Bapak PRAPTONO

 DOWNLOAD BUKU MODUL PKP GURU IPS EDISI 2019/2020 

Demikianlah artikel berbagi tentang DOWNLOAD BUKU MODUL PKP GURU IPS EDISI 2019/2020, semoga bermanfaat

BUKU MODUL PKP GURU IPS EDISI 2019/2020

Pedoman Penilaian K13 SD Revisi 2018

Tebarilmu.com - Pada tahun ajaran 2013/2014, Pemerintah memberlakukan kurikulum 2013 yang merupakan peningkatan dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Pada awal implementasi kurikulum 2013, ada banyak kesulitan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013, yaitu, dalam perencanaan, implementasi, pemrosesan, penggunaan dan pelaporan penilaian.

Pada tahap perencanaan penilaian, dewan guru sering mengalami kesulitan dalam merumuskan indikator instrumen penilaian, menentukan teknik penilaian yang tepat berdasarkan kecakapan dasar yang diajarkan, mengembangkan poin instrumen penilaian dan rubrik penilaian.

Pada tahap implementasi penilaian, guru mengalami kesulitan melakukan penilaian sikap dengan berbagai teknik penilaian. Guru juga mengalami kesulitan dalam memproses dan menafsirkan hasil penilaian penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Baca juga: Pedoman  evaluasi  organisasi kemendikbud 2019

Selain itu, unit pendidikan juga mengalami kesulitan dalam menentukan Kriteria Penguasaan Minimum (MOH), menyusun kriteria untuk promosi kelas, dan kriteria persetujuan untuk siswa.

Masalah lain yang sering muncul adalah penentuan Depkes dan secara teknis menerapkannya pada setiap Efisiensi Dasar (KD) sebagai kompetensi minimum untuk terus menjadi subjek Depkes. Selain itu, guru juga mengalami kesulitan dalam menentukan nilai keputusan pemulihan Depkes.

Berdasarkan masalah di atas, perlu untuk menyusun Panduan Penilaian di Sekolah Dasar (SD). Panduan penilaian ini dimaksudkan untuk memfasilitasi guru dan unit pendidikan dalam perencanaan, implementasi, dan pelaporan serta menggunakan hasil penilaian baik dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Untuk itu, Anda dapat menggunakan pedoman penilaian revisi 2018 untuk melakukan penilaian di unit pendidikan masing-masing.



Pedoman Penilaian K13 SD Revisi 2018  [unduh]

Demikian trimaksi....

Pedoman Penilaian K13 SD Revisi 2018

Tebarilmu.com_pada kesempatan kali ini tebar ilmu akan merevie sebuah blog atau website pendidikan yang menjadi rekomendasi sumber informasi pendidikan di indonesia.

Website seputar pendidikan terupdate

Website pejuangspd.com adalah situs informasi pendidikan yang di kelola oleh seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di kota metro lampung.  Dan pemuda tersebur bermama candra fitriyanto mahasiswa tadris matematika IAIN METRO Lampug.

Kelebihan pejuangspd.com
Menurut kami website pejuangspd.com sangat memiliki kukualitayang baik dari segi artikel dan juga tampilan website tersebut.

Kenapa saya bisa mengatakan kualitas artikel sangat baik?  Karena saya sudah lama mengikuti perkembangan website pejuang S. Pd tersebut,  dan saya mengmati dari setiap artikel yang di terbitkan selalu membawa materi yang berkualitas serta mudah di pahami oleh pembaca, begitu juga saya.

Telah beberapa bulan terakhir ini saya mencari informasi seputar dunia pendidikan di situs pejuangspd.com dan selama itu juga saya mendapatkan kepiasan yang cukup baik dari website tersebut.

Jadi bagi anda para penggiat pendidikan,  silahkan kunjugi website Pejuangspd.com untuk mendapatkan informasi seputar dunia pendidikan di indonesia.  Pokoknya di jamin puas dan gx nyesel deh😊

Website seputar pendidikan terupdate pejuangspd.com


Tebarilmu.com- Pada malam hari ini admin akan memberikan 50 pantun anak anak dalam bahasa jawa (pantun boso jowo).

Pantun atau sajakk dalam bahasa jawa ini merupakan pantun anak-anak yang kami buat mennggunakan versi bahasa jawa, atau biasa di omongke boso jowo hehe.

Baca juga: 50 pantun anak-anak terbaik tahun 2019

50 pantun versi bahasa jawa

Lembu putih narik cart
Pedhang rame
Bapak uga terus prayoga
Aku nggragas aku disenengi

Wiji sing ditabuh
Manuk pecak diburu
Bapakku sabar banget
Dadi aku seneng sinau

Manuk merpati manuk dara
Flying high away
Ati iki seneng banget
Aku enggal mulih

Pigeon mabur ngliwati
Ndhuwur ing tip pengabdian
Saben bapak mulih
Ana mesthi panganan

Ing sangisore cangkir es
Nyampurake sap sethitik
Apa sing digawa mulih?
Bapak mulih seneng

Knit kain nganggo benang
Knit karo lady pengadilan
Bapak teka ing omah sing seneng
Rasane ibune uga nyenengake

Mouse Deer ngejut
Kodok ucul alon-alon
Kita lagi arep liburan
Aku pengin arep mlaku-mlaku

Tuku panguasa saka mika
Kadal kadal tintingan kalbu
Sampeyan seneng pundi
Liburan menyang pantai utawa gunung

Batik tela akeh sekodi
Patchwork kathah ing burlap
Mudhun sawah kanggo nandur pari
Muter lendhut kaya petani

Manuk mabur banget
Dheweke mabur menyang sisih lor
Sawah banget
Dilapis kaya selendang sutra

Es es campuran sing enak
Diiringi salad
Muter nandur lumpur
Nunggang kebo sing nyolok

Yen malem sepi
Namung angin rame-rame
Ana uga balap banteng
Lembu balapan luwih nyenengake

Tanduran nut kanthi rapet
Aja narik tangan
Lembu mlaku kanthi cepet
Penunggang tiba ing puddles

Palem areca gedhe ing dasar
Panggonan kanggo menek loris alon
Para penonton padha gemeter karo ngguyu
Celana rider katon mudhun

Angin nyebul wit sing thech
Ngutus praune
Ayo, kanca-kanca kita petualang
Ayo dadi bal

Dulang ora mung dulang wae
Platter gedhe kaya basket
Bolang ora mung bola wae
Bolig sing wani nyerang ora pantang

Kembang sing éndah diarani Lotus
Kewan sing ayu diarani kidang
Lungo menyang endi wae
Menyang kutha utawa desa

Softened karo cuka
Rasane seneng, ilat
Aku seneng banget menyang kutha
Ana uga desa sing ayu

Papan pasar sing anyar yaiku kain
Watch out aja kelangan dompet
Desa ngendi dheweke main
Kaya werni petualangan

Kancing kidang mlumpat liwat kawat
Pengin mbukak tuku jajanan
Sapi sing kuwat
Yaiku sapi Mbah Marijan

Nian kembang kenanga
Endi wit anjir sing ayu banget
Munggah gunung golek kembang
Atine seneng ati

Udan durung mandheg
Banyune banjur metu saka talang
Ngulandara nalika isih enom
Ati bebas kaya manuk garudha

Wit wit palem inggil
Wis tekan pelikan
venturing menyang sisih tlaga
nglangi kanthi seneng iwak

Aku mambu pelem manis tenan
Pilih langsung saka cabang
Kanca-kanca kabeh wani
Giring menyang sendhang teles

Gagak ing pinggir pantai
Pantai sing apik banget karo ombak
Dadi bocah sing cerdas
Mesthi akeh kanca

Menyang pasar lawas ngenteni
Ngenteni ibu tuku tempel udang
Dadi bocah sing kepenak
Supaya mengko bisa entuk

Kancil nyolong timun
Werna warna kulit ijo
Aja asring sampeyan lamunan
Mengko bisa dingerteni maneh

Parrot ing kandhang
Kandhang digawe saka pring
Ora becik asring gelut
Mundhak menang nganti awu

Gunakake payung nalika udan
Tekane udan kudu udan
Yen sampeyan pengin pass ujian
sregep sinau aja nganti lali

Tekan nandur pari
Sawah ditandur karo sapi
Dadi bocah sing kepenak
Mesthi ngerti pambalesan

Lumba-lumba iwak lumba-lumba
Pinter muter bunder geni
Yen wis gedhe
Kudu manut papi mama

Menyang pasar arep tuku gitar
Tuku gitar ing toko ngarep
Sinau sregep
Dadi migunani kanggo mbesuk

Kucing manis karo wulu jet
Ireng saka jelaga
Budaya kita beda banget
Ayo padha ngurus bebarengan

Menyang pasar lawas ngenteni
Ngenteni ibu tuku tempel udang
Dadi bocah sing kepenak
Supaya mengko bisa entuk

Menyang kali lunga mburu
Pindhah menyang arah hulu
Ibu ingkang kinurmatan guru
Iki tandha sampeyan nomer siji

Jahit klambi aja fret
Nulis sewing
Sinau ing omah
Dadi sampeyan bisa uga menang

Mangan susu sapi susu
Asil asil banget angel
Esuk tekan sekolah
Sore menyang madrasa

Yen ana fly ing bathuk
Apa kowe ora wedi!
Napa sampeyan gelut?
Luwih becik dibagi

Yen pengin mangan klapa
Pil kulit nganti ora ana apa-apa
Yen sampeyan pengin menang
Sinau lan aja nyerah

Gagak ing pinggir pantai
Pantai sing apik banget karo ombak
Dadi bocah sing cerdas
Mesthi akeh kanca

Srengenge sing tansah sumunar
Sinar sing sumunar
Dadi siswa kudu sregep sinau
Supaya bisa dadi bocah sing cerdas

Ngoyak menyang kali ing pring
Pindhah nganti sampeyan ora bosen
Aja ngapusi wanita lan tuan-tuan
Supaya Allah tresna sampeyan

Itu tadi adalah kumpulan pantun anak-anak versi bahasa jawa yang bisa adik adik gunakan sebagai hiburan bersama teman adik-adik semua.

50+ Pantun anak anak dalam bahasa jawa

Kejelasan Mengenai Oknum Staf Protokoler Coba Kabur Saat OTT Wali Kota Medan
Tebarilmu.com - Salah satu staf protokol Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, yang berinisial A, sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (15/10/2019).

Seperti diketahui, petugas sempat memepet dan memberhentikan paksa mobil yang dikendari A. Lalu, saa petugas meminta A untuk turun dari mobil, namun pelaku justru menolak dan segera tancap gas.  Untung saja saat itu, dua petugas yang berada di dekat mobil, langsung melompat dan menghindari kecelakaan.

"Pengemudi justru memundurkan mobil dan memacu kecepatan hingga hampir menabrak tim KPK. Dua orang tim selamat karena langsung meloncat untuk menghindari kecelakaan," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya.

Insiden tersebut berawal saat tim KPK mendatangi rumah kepala Dinas PU di Kota Medan. Lalu, tim KPK melihat sebuah mobil Avanza berwarna silver yang diduga dikendarai pelaku A. Menurut Febri, oknum staf protokol tersebut diduga menerima uang senilai Rp 50 juta dari Kepala Dinas PU. Uang tersebut diduga akan akan diserahkan ke Dzulmi.

"Tadi malam, sekitar pukul 21.25 WIB ketika tim mendatangi rumah Kepala Dinas PU, terpantau sebuah mobil Avanza silver yang diduga dikendarai oleh staf protokol Wali Kota. Merasa diikuti, pengemudi melajukan mobil dengan kencang di salah satu ruas jalan di Kota Medan," kata Febri dalam keterangan pers, Rabu (16/10/2019).

Pria diduga oknum staf Wali Kota Medan telah diamankan  Pada Rabu pagi pukul 09.00 WIB, satu orang berkemeja utuh lengan pendek dengan wajah ditutup masker hijau tampak keluar dari gedung Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan pada pukul 13.51 WIB.

Di samping pria yang diduga berinisial A, staf Wali Kota Medan, digandeng oleh seorang pria yang juga memakai masker serupa. Tangan kiri pria berkemeja putih tersebut menggenggam kabel yang diduga charger. Sementara di tangan kanannya, dia membawa tas abu-abu dan tampak berisi penuh.

Berulang kali diminta keterangannya, yang bersangkutan tetap tidak mau mengucapkan satu kata pun kepada wartawan. Pria tersebut diduga merupakan ajudan wali kota Medan berinisial A.
Pria tersebut masuk mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BK 1136 FT berwarna silver gelap. Sementara itu, polisi enggan membeberkan identitas pria tersebut. Namun polisi membenarkan ada proses pemeriksaan dari KPK di Polrestabes Medan.

"Ada bang. Saya enggak berhak kasih info mas, maaf ya," kata Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto.

Penangkapan Wali Kota Medan Seperti diketahiu, Wali Kota Dzulmi tertangkap KPK pada hari Selasa (15/10/2019).

Saat itu selain Dzulmi, KPK juga mengamankan Kepala Dinas PU, protokoler, ajudan wali kota, dan pihak swasta.

"Ada tim lain yang ditugaskan di Medan. Dari OTT malam sampai dini hari tadi, total tujuh orang diamankan, yaitu dari unsur Wali Kota, Kepala Dinas PU, protokoler, ajudan Wali Kota dan swasta," kata Febri.

Selain 7 orang, tim KPK juga mengamankan uang lebih dari Rp 200 juta dalam serangkaian OTT tersebut. Menurut Febri, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi di lingkungan dinas Pemerintah Kota Medan. "Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali. Tim sedang mendalami lebih lanjut," kata dia.


Sumber:https://regional.kompas.com

Kejelasan Mengenai Oknum Staf Protokoler Coba Kabur Saat OTT Wali Kota Medan

Bocoran Harga dan Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 8 Pro yang sebentar lagi rilis di Malaysia

TEBARILMU.COM - Xiaomi akan melancarkan telefon pintar seri Redmi Note 8 (mungkin versi biasa dan versi Pro) di Malaysia pada hari Khamis (10/17/2019).

Maksudnya, hanya beberapa hari, Mi Fans di Malaysia akan tiba di Redmi Note 8 Pro untuk kali pertama di negara ini.

Xiaomi Malaysia juga mula melancarkan kempen Redmi Note 8 Pro pada pelbagai platform, termasuk media sosial Instagram.

Mengenai akaun rasmi Instagram Xiaomi Malaysia, mereka berbangga menjadi vendor telefon pintar pertama di negara ini untuk membawa kamera utama 64 megapiksel.

Jadi bagaimana pula dengan spesifikasi dan harga Red Bull Note 8 dan Redmi Note 8 Pro? Kedua-dua telefon pintar itu mula-mula dipasarkan di China sejak akhir Ogos, dan biasanya spesifikasi yang dibawa untuk pasaran Malaysia tidak banyak berbeza.

Redmi Note 8 Pro akan dilengkapi dengan skrin 6.53 inci dengan resolusi penuh 1080 x 2340 HD. Reka bentuk ini akan sama dengan Redmi Note 8 biasa, yang menggunakan "takik" atau bangs sebagai kontena kamera selfie 20 megapiksel.

Bercakap tentang kamera, Redmi Note 8 Pro mempunyai empat kanta di belakangnya yang dibariskan secara vertikal. Sebagai tambahan kepada kamera utama 64 megapiksel, terdapat juga kamera ultra lebar 8 megapiksel, sensor kedalaman 2 megapiksel dan kamera makro 2 megapiksel. Malangnya, untuk biometrik, Redmi Note 8 Pro masih menggunakan panel pengimbas cap jari yang disematkan di bahagian belakang, belum mengamalkan cap jari dalam paparan.

Di sektor landasan dapur, Xiaomi bergantung kepada cip MediaTek Helio G90T, pemproses baru dari MediaTek yang dikatakan lebih unggul dalam prestasi permainan. Pemproses ini digabungkan dengan 6 GB atau 8 GB RAM, dan 64 GB atau 128 GB memori dalaman yang boleh diperluas sehingga 256 GB menggunakan microSD.

Telefon ini menjalankan sistem operasi Android 9 Pie yang disalurkan dengan antara muka MIUI 10, seperti yang disusun oleh Science Spread dari India Today, Selasa (10/15/2019).

Bateri Redmi Note 8 Pro mempunyai kapasiti 4,500 mAh yang akan disokong oleh ciri pengecasan pantas. Redmi Note 8 Pro boleh didapati dalam tiga pilihan warna iaitu Gray Grey, Pearl White, dan Green Forest. Belum diketahui sama ada semua warna ini akan hadir di Indonesia atau tidak.

Sama seperti harga, tanda harga Redmi Note 8 Pro baru akan ditemui apabila ia dilancarkan sehari selepas esok. Sebagai anggaran, di negara asalnya, Redmi Note 8 Pro dijual mulai dari 1,399 yuan (sekitar Rp2.6 juta) untuk varian 6 GB RAM dan 64 GB dalaman. Varian 6 GB RAM dan internal 128 GB berharga 1,599 yuan (sekitar Rp 3.2 juta) dan varian tertinggi adalah 8GB internal 128 GB RAM yang terjual 1,799 yuan (sekitar Rp 3.6 juta).

Bocoran Harga dan Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 8 Pro yang sebentar lagi rilis di Malaysia

Pedoman Pemanfaatan Portal Rumah Belajar

Berikut ini adalah berkas Pedoman Pemanfaatan Portal Rumah Belajar. “Strategi Pembelajaran Berbasis TIK Memanfaatkan Rumah Belajar”. Diterbitkan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Download file format PDF.

Baca Juga: Jadwal Ujian Nasional Tahun Ajaran 2019/2020

Pedoman Pemanfaatan Portal Rumah Belajar
Berikut ini kutipan teks/keterangan dari isi berkas Pedoman Pemanfaatan Portal Rumah Belajar:

BAB 1
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

       Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di abad ke-21 atau abad teknologi ini mendorong terjadinya perubahan dalam peran pendidik terhadap murid disebabkan oleh perkembangan teknologi informasi begitu pesat sehingga menciptakan berbagai tantangan baru dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar. Peran pendidik, yang pada mulanya sebagai pusat, kini menjadi Pendidik dalam kegiatan pembelajaran bagi peserta didik dengan bantuan teknologi informasi masa kini yang terus berkembang pesat sehingga baik pendidik maupun peserta didik dapat menjangkau aneka ragam informasi melalui perangkat keras (komputer) yang tersedia.

      Kunci sukses untuk dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 ini yaitu pendidikan dengan proses pembelajaran yang interdisiplin dan holistik; mampu menyelesaikan dan beradaptasi dengan berbagai permasalahan; proses belajar mengajar yang berpusat pada peserta didik, partisipatif, dan interaktif; berbasis penelitian dan berorientasi kerja; serta koheren, progresif, dan bercermin pada lingkungan yang bisa dicapai dengan melakukan pembelajaran berbasis TIK. Pembelajaran berbasis TIK adalah kegiatan atau proses pembelajaran yang sebagian atau seluruhnya dilaksanakan dengan memanfaatkan atau mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran. Proses pembelajaran ini dapat dijalankan apabila pendidik mempunyai kompetensi TIK dan dapat memanfaatkan TIK sebagai sarana pembelajaran.

       Tidak hanya pendidik, peserta didik pada abad ke-21 ini diharapkan dapat memiliki keterampilan menentukan sendiri tujuan belajar (self- directed learning), mengkonstruksi pengetahuan (knowledge construction), kolaborasi (collaboration), komunikasi (communication), memanfaatkan TIK (using ICT), dan penyelesaian masalah dan inovasi (problem solving dan innovation). Berbagai keterampilan tersebut dapat dibangun melalui pengintegrasian TIK dalam proses pembelajaran.

       Dalam konteks pendidikan, sesungguhnya peran TIK adalah sebagai “enabler” atau alat untuk memungkinkan terjadinya proses pembelajaran yang efektif dan efisien serta menyenangkan.

       Di sisi lain, peserta didik masih kesulitan memperoleh bahan ajar dan media ajar mandiri yang dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik. Maka dari itu, untuk mengatasi permasalah- permasalahan tersebut, dibuatlah dan dikembangkanlah Portal Rumah Belajar sebagai sarana pembelajaran berbasis TIK yang telah disebutkan. Portal Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan alamat url http://belajar.kemdikbud.go.id. Portal Rumah Belajar menyediakan berbagai macam fitur yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran di sekolah. Fitur utama Rumah Belajar antara lain: (1) Sumber Belajar; (2) Buku Sekolah Elektronik (BSE); (3) Bank Soal; (4) Laboratorium Maya; (5) Peta Budaya; (6) Wahana Jelajah Angkasa; (7) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan; dan (8) Kelas Maya. Selain fitur utama, ada pula beberapa fitur pendukung, yaitu: (1) Karya Komunitas; (2) Karya Pendidik; dan (3) Karya Bahasa dan Sastra. Konten- konten dan media pembelajaran yang tersedia di Rumah Belajar tersebut dapat dimanfaatkan oleh pendidik, peserta didik, dan masyarakat dalam belajar. Masing-masing fitur dalam portal Rumah Belajar memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pola pemanfaatan tiap fitur pun dapat berbeda. Oleh karena itu, perlu disusun pedoman pemanfaatan fitur-fitur Rumah Belajar.

B. LANDASAN

Adapun landasan atau dasar hukum yang digunakan dalam pemanfaatan Rumah Belajar Kemdikbud antara lain:
  • Pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Konvensi PBB di Praha tahun 2003 tentang Kecerdasan Literasi Dasar.
  • Undang Undang (UU) No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  • UU No. 14 Tahun 2005 tentang Pendidik dan Dosen.
  • Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik.
  • Peraturan Pemerintah (PP) No. 74 Tahun 2008 tentang Pendidik.
  • Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Pendidik.
  • Permendiknas No. 2 Tahun 2008 tentang Buku.
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 23 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pendidikan Dasar.
  • Permendiknas No. 63 Tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan.
  • Permendikbud No. 99 Tahun 2013 tentang Tata Kelola TIK di Lingkungan Kemendikbud.
  • PP No. 32 Tahun 2014 tentang Perubahan atas PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  • Permendikbud No. 68 Tahun 2014 tentang Peran Pendidik TIK dan Pendidik Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013.
  • PP no. 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  • Permendikbud No. 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendikbud.
  • Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.
  • Renstra Kemendikbud Tahun 2015-2019.
  • Renstra Pustekkom Kemendikbud Tahun 2015-2019.


C. TUJUAN

       Secara umum, pedoman pemanfaatan Rumah Belajar dalam pembelajaran ini disusun agar menjadi pedoman bagi pendidik dan peserta didik dalam memanfaatkan berbagai fitur pada portal Rumah Belajar.

Secara khusus, pedoman pemanfaatan Rumah Belajar dalam pembelajaran bertujuan untuk:
  • Mempermudah pengguna Rumah Belajar dalam memanfaatkan berbagai fitur di dalamnya.
  • Menjadi pedoman bagi pendidik dan peserta didik untuk melaksanakan pembelajaran berbasis TIK dengan memanfaatkan fitur-fitur pada Rumah Belajar.
  • Menumbuh-kembangkan budi pekerti peserta didik melalui pemanfaatan fitur-fitur pada portal Rumah Belajar.
  • Menumbuh-kembangkan budaya literasi di sekolah melalui pemanfaatan fitur-fitur pada portal Rumah Belajar untuk meningkatkan minat baca dan menunjang kegiatan pembelajaran.


D. SASARAN


       Sasaran pemanfaatan fitur-fitur pada portal Rumah Belajar adalah peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, orangtua, dan/atau pihak-pihak terkait dengan kegiatan pembelajaran di sekolah serta semua pengguna Rumah Belajar.

BAB 2
TENTANG RUMAH BELAJAR


A. DESKRIPSI RUMAH BELAJAR

       Pustekkom Kemdikbud telah membuat dan mengembangkan Rumah Belajar sejak tahun 2011 sebagai salah satu portal pembelajaran berbasis web, yang berisi berbagai layanan pembelajaran seperti Kelas Maya, Lab Maya, Sumber Belajar, dan Peta Budaya. Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran resmi miliki Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bisa diakses dengan alamat URL http://belajar.kemdikbud.go.id. Portal ini menyediakan berbagai bahan belajar dan fasilitas komunikasi dan interaksi antarkomunitas pendidikan, bahan belajar untuk pendidik dan peserta didik, bank soal, dan konten-konten budaya pada fitur Peta Budaya dengan harapan fitur-fitur tersebut bisa dimanfaatkan seluas-luasnya oleh pendidik, peserta didik, dan masyarakat umum untuk belajar dan dalam kegiatan pembelajaran.

       Rumah Belajar sebagai salah satu sistem pembelajaran interaktif diharapkan akan mempercepat penguasaan materi peserta didik sehingga meningkat kualitas peserta didik Indonesia. Rumah Belajar seagai Sistem Manajemen Pembelajaran atau (SMP) atau Learning Management System (LMS) bermanfaat untuk meningkatkan standar proses pembelajaran dalam rangka memaksimalkan efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran. Peningkatan penggunaan sistem ini semakin terbuka peluangnya karena adanya tuntutan pendidikan yang harus terintegrasi TIK. Melalui Rumah Belajar dapat dilakukan pengelolaan materi pembelajaran, penyelenggaraan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran berbasis web. Kelebihan sistem ini adalah membuka peluang belajar kepada peserta didik dengan waktu yang lebih panjang dan lebih leluasa, meningkatkan interaksi peserta didik dengan pendidik tidak hanya terbatas pada jam sekolah.

       Portal Rumah Belajar hadir untuk mendukung dan menyediakan fitur, media, dan konten pembelajaran bagi pendidik, peserta didik, dan masyarakat. Beberapa contoh fitur yang dimaksud antara lain Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang berfungsi sebagai alternatif referensi bahan-bahan belajar berupa buku-buku pelajaran yang bisa di download dan fitur Peta Budaya yang memuat konten mengenai pengetahuan aneka ragam budaya di Indonesia yang bisa menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan serta kepedulian peserta didik, pendidik, maupun masyarakat umum terhadap budaya dan cagar budaya di Indonesia. Kesemua konten tersebut dapat diakses langsung secara online maupun offline (mengunduh file materi atau konten dari portal Rumah Belajar) dengan harapan adanya Rumah Belajar ini dapat menambah pengetahuan serta literasi bagi peserta didik, pendidik, maupun masyarakat umum dalam melakukan kegiatan pembelajaran kapan saja, di mana saja, dan bisa diulangi sebanyak sesuai keinginan pengguna.

       Secara lengkap, Rumah Belajar terdiri dari delapan fitur utama yaitu Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik (BSE), Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)/Diklat Online, dan Kelas Maya. Terdapat pula fitur tambahan yaitu Karya Komunitas, Karya Pendidik, dan Karya Bahasa Sastra. Untuk dapat memanfaatkan fitur- fitur pada portal Rumah Belajar secara lengkap dan optimal, pengguna harus memiliki jaringan internet dan beberapa perangkat teknologi lainnya seperti komputer beserta perangkat lunak (software) pendukung, di antaranya, yaitu Adobe Acrobat Reader, WinRar, maupun Adobe Flash 9 Player.

       Rumah Belajar ditujukan untuk peserta didik, pendidik, masyarakat umum, serta siapapun yang mau belajar. Portal Rumah Belajar diharapkan bisa menjadi milik komunitas dengan pengisian konten/media yang berprinsip “dari dan untuk” komunitas belajar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam hal ini yaitu Pustekkom, berperan sebagai inisiator, Pendidik, dan regulator.

B. AKUN RUMAH BELAJAR
       Agar pengguna dapat menggunakan fitur-fitur pada portal Rumah Belajar secara optimal, seperti unduh file BSE dalam format BSE, maka pengguna perlu melakukan registrasi atau login terlebih dulu pada menu Daftar atau Login. Berikut ini prosedur Login akun Rumah Belajar (Daftar bagi pengguna baru).
  • Menyiapkan perangkat komputer/laptop/tablet/smartphone yang sudah terkoneksi dengan internet. Kemudian, buka portal Rumah Belajar dengan menggunakan browser yang tersedia di perangkat pengguna dengan alamat URL http://belajar.kemdikbud.go.id. Portal Rumah Belajar dapat dibuka melalui berbagai macam browser yang ada seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, Safari, Internet Explorer, Edge, atau jenis browser yang lainnya.
  • Login ke Rumah Belajar dengan cara inputusername dan password. (Bagi pengguna yang sudah memiliki akun Rumah Belajar.)
  • Bagi pengguna baru yang belum memiliki akun Rumah Belajar, klik tombol Daftar yang terdapat pada bagian kanan atas halaman utama Rumah Belajar. Kemudian, pilih tipe pendaftar sesuai dengan pengguna yang bersangkutan. Terdapat tiga tipe pengguna Rumah Belajar yaitu pendidik, peserta didik, dan umum.


Download Pedoman Pemanfaatan Portal Rumah Belajar

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Pedoman Pemanfaatan Portal Rumah Belajar ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Download Pedoman Pemanfaata Rumah belajar

Pedoman Pemanfaatan Portal Rumah Belajar