Download Pedoman Implementasi Muatan Mapel Informatika Kurikulum 2013-Informatika dalam kurikulum 2013 menjadi isi pembelajaran di SD / MI dan sebagai mata pelajaran di SMP / MTs dan SMA / MA.
 Download Pedoman Implementasi Muatan Mapel Informatika Kurikulum 2013

Informatika adalah disiplin yang berupaya memahami dan menjelajahi dunia di sekitar kita, baik yang alami maupun buatan, khususnya yang berkaitan dengan studi, desain, dan implementasi sistem komputer, dan pemahaman prinsip-prinsip yang mendasari desain tersebut.

Kursus informasi / konten perlu diberikan sejak dini, berkelanjutan, dan terstruktur untuk siswa dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah untuk menghadapi berbagai perubahan yang terjadi pada abad ke-21 dan era Revolusi Industri 4.0.

Berdasarkan hal ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan telah mengembangkan kurikulum untuk mata pelajaran Informasi / konten untuk tingkat Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai isi pelajaran dan mata pelajaran pilihan.

Muatan mata pelajaran Informatika ditambahkan sebagai bagian dari Kurikulum 2013 tidak berarti bahwa mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang telah ada sebelumnya telah dibawa kembali hanya dengan perubahan nama.

Intinya, TIK hanya satu bagian dari Teknologi Informasi. Teknologi informasi sebagai disiplin ilmu muncul seiring dengan pesatnya perkembangan TIK yang lebih berorientasi pada penggunaan perangkat.

Selain menguasai penggunaan aplikasi dan perangkat TIK, konten informatika mengasah keterampilan berpikir kritis berdasarkan ilmu informatika.

Kemampuan untuk berpikir kemudian menemukan solusi untuk masalah yang kompleks dan melakukan proses rekayasa dan desain.

Menerapkan mata pelajaran Teknologi Informasi tidak menghapus Pedoman TIK. Konten yang dirancang di bagian TIK dapat menjadi bagian dari Pedoman TIK dengan konten tambahan dalam Berpikir Komputasi, Aspek Sosial, dan Analisis Data.

Unit pembelajaran informatika adalah kesatuan keseluruhan dari pengetahuan atau keterampilan.

Pembelajaran Informatika dilengkapi dengan bahan-bahan perencanaan dan pengajaran, yang siap untuk dilaksanakan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

Landasan Pemikiran Pentingnya Informatika Bagi Peserta Didik

Beberapa pemikiran yang mendasari pentingnya Informatika diajarkan kepada siswa, antara lain sebagai berikut.

  • Dalam dunia digital modern yang penuh dengan komputasi dan perangkat komputer, seseorang tidak hanya menjadi pengguna di dunia yang tidak ia pahami, tetapi juga secara aktif berpartisipasi dan menguasai konsep dasar informatika.
  • Pemahaman yang baik tentang konsep Informatika akan membuat siswa sejak usia dini dapat memanfaatkan sistem komputer dengan baik dan dapat memberikan solusi untuk masalah ketika suatu sistem tidak berjalan sebagaimana mestinya.
  • Warga dunia digital yang mampu berpikir secara komputasi akan dapat memahami secara rasional tentang isu-isu terkait, seperti: hak kekayaan intelektual perangkat lunak, pencurian identitas, rekayasa genetika, kejahatan dunia maya, dan sebagainya.
  • Standar dan kerangka kerja kurikulum untuk Informatika telah dirilis dan diimplementasikan oleh negara-negara maju, termasuk yang dirilis oleh Association for Computing Machinery (ACM), Asosiasi Guru Ilmu Komputer (CSTA), dan lembaga nirlaba (code.org) dan industri .


Konsep Mata Pelajaran Informatika

Konsep konten / mata pelajaran dalam Informatika sedikit berbeda dari mata pelajaran TIK, meskipun beberapa hal telah diadaptasi.

Konten / mata pelajaran Informatika tidak hanya belajar tentang berbagai perangkat lunak komputer.

Konten / mata pelajaran Informatika juga mengajak siswa untuk memecahkan masalah dan membuat aplikasi dengan pemikiran kritis.

Penambahan konten / mata pelajaran Informatika diharapkan dapat membantu siswa dalam upaya menyelesaikan masalah.

Informatika juga diharapkan dapat membantu siswa berpikir kritis, berinovasi, dan membangun semangat kolaborasi melalui penggunaan teknologi.

Siswa dituntut untuk berpikir secara komputasi dengan mempelajari berbagai disiplin ilmu. baik informatika atau non-informatika.

Produk-produk TIK untuk mendukung pembelajaran dan tugas sehari-hari masih perlu dilakukan sebagai bagian dari program literasi digital yang sedang berlangsung.

Nantinya, isi / mata pelajaran Informatika akan mencakup lima materi yang akan mendukung kompetensi siswa di era revolusi industri 4.0.

Kelima materi tersebut adalah teknik komputer, jaringan komputer / internet, analisis data, dampak sosial informatika, dan pemrograman.

Konten / mata pelajaran Informatika akan dirancang sesuai dengan kebutuhan masa depan siswa.

Sesuai dengan Pasal 1 Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 dinyatakan bahwa konten informatika dalam SD / MI dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan / atau dipelajari melalui ekstrakurikuler dan / atau konten lokal.

Sedangkan Mata Pelajaran Informatika di SMP / MTs dan SMA / MA termasuk dalam Kompetensi Dasar yang digunakan sebagai referensi pembelajaran.

Pedoman Implementasi Muatan Mapel Informatika Kurikulum 2013

Untuk saling mendukung dengan kekuatan dan keahlian masing-masing individu, guru Teknologi Informasi perlu bekerja sama dalam mengembangkan rencana implementasi Informasi / konten.

Dengan pedoman implementasi ini, diharapkan dapat membantu pemangku kepentingan dalam memahami atau mengimplementasikan konten / subyek Teknologi Informasi.

Pedoman ini berisi prosedur dan substansi yang dapat digunakan oleh sekolah dalam melakukan mata pelajaran informatika / konten.

Unduh Pedoman Implementasi Muatan Informatika kurikulum 2013, pedoman penerapan konten Informatika, di tautan di bawah ini.

Download Pedoman Implementasi Muatan Mapel Informatika Kurikulum 2013

Download Pedoman Implementasi Muatan Mapel Informatika Kurikulum 2013-Informatika dalam kurikulum 2013 menjadi isi pembelajaran di SD / MI dan sebagai mata pelajaran di SMP / MTs dan SMA / MA.
 Download Pedoman Implementasi Muatan Mapel Informatika Kurikulum 2013

Informatika adalah disiplin yang berupaya memahami dan menjelajahi dunia di sekitar kita, baik yang alami maupun buatan, khususnya yang berkaitan dengan studi, desain, dan implementasi sistem komputer, dan pemahaman prinsip-prinsip yang mendasari desain tersebut.

Kursus informasi / konten perlu diberikan sejak dini, berkelanjutan, dan terstruktur untuk siswa dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah untuk menghadapi berbagai perubahan yang terjadi pada abad ke-21 dan era Revolusi Industri 4.0.

Berdasarkan hal ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan telah mengembangkan kurikulum untuk mata pelajaran Informasi / konten untuk tingkat Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai isi pelajaran dan mata pelajaran pilihan.

Muatan mata pelajaran Informatika ditambahkan sebagai bagian dari Kurikulum 2013 tidak berarti bahwa mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang telah ada sebelumnya telah dibawa kembali hanya dengan perubahan nama.

Intinya, TIK hanya satu bagian dari Teknologi Informasi. Teknologi informasi sebagai disiplin ilmu muncul seiring dengan pesatnya perkembangan TIK yang lebih berorientasi pada penggunaan perangkat.

Selain menguasai penggunaan aplikasi dan perangkat TIK, konten informatika mengasah keterampilan berpikir kritis berdasarkan ilmu informatika.

Kemampuan untuk berpikir kemudian menemukan solusi untuk masalah yang kompleks dan melakukan proses rekayasa dan desain.

Menerapkan mata pelajaran Teknologi Informasi tidak menghapus Pedoman TIK. Konten yang dirancang di bagian TIK dapat menjadi bagian dari Pedoman TIK dengan konten tambahan dalam Berpikir Komputasi, Aspek Sosial, dan Analisis Data.

Unit pembelajaran informatika adalah kesatuan keseluruhan dari pengetahuan atau keterampilan.

Pembelajaran Informatika dilengkapi dengan bahan-bahan perencanaan dan pengajaran, yang siap untuk dilaksanakan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

Landasan Pemikiran Pentingnya Informatika Bagi Peserta Didik

Beberapa pemikiran yang mendasari pentingnya Informatika diajarkan kepada siswa, antara lain sebagai berikut.

  • Dalam dunia digital modern yang penuh dengan komputasi dan perangkat komputer, seseorang tidak hanya menjadi pengguna di dunia yang tidak ia pahami, tetapi juga secara aktif berpartisipasi dan menguasai konsep dasar informatika.
  • Pemahaman yang baik tentang konsep Informatika akan membuat siswa sejak usia dini dapat memanfaatkan sistem komputer dengan baik dan dapat memberikan solusi untuk masalah ketika suatu sistem tidak berjalan sebagaimana mestinya.
  • Warga dunia digital yang mampu berpikir secara komputasi akan dapat memahami secara rasional tentang isu-isu terkait, seperti: hak kekayaan intelektual perangkat lunak, pencurian identitas, rekayasa genetika, kejahatan dunia maya, dan sebagainya.
  • Standar dan kerangka kerja kurikulum untuk Informatika telah dirilis dan diimplementasikan oleh negara-negara maju, termasuk yang dirilis oleh Association for Computing Machinery (ACM), Asosiasi Guru Ilmu Komputer (CSTA), dan lembaga nirlaba (code.org) dan industri .


Konsep Mata Pelajaran Informatika

Konsep konten / mata pelajaran dalam Informatika sedikit berbeda dari mata pelajaran TIK, meskipun beberapa hal telah diadaptasi.

Konten / mata pelajaran Informatika tidak hanya belajar tentang berbagai perangkat lunak komputer.

Konten / mata pelajaran Informatika juga mengajak siswa untuk memecahkan masalah dan membuat aplikasi dengan pemikiran kritis.

Penambahan konten / mata pelajaran Informatika diharapkan dapat membantu siswa dalam upaya menyelesaikan masalah.

Informatika juga diharapkan dapat membantu siswa berpikir kritis, berinovasi, dan membangun semangat kolaborasi melalui penggunaan teknologi.

Siswa dituntut untuk berpikir secara komputasi dengan mempelajari berbagai disiplin ilmu. baik informatika atau non-informatika.

Produk-produk TIK untuk mendukung pembelajaran dan tugas sehari-hari masih perlu dilakukan sebagai bagian dari program literasi digital yang sedang berlangsung.

Nantinya, isi / mata pelajaran Informatika akan mencakup lima materi yang akan mendukung kompetensi siswa di era revolusi industri 4.0.

Kelima materi tersebut adalah teknik komputer, jaringan komputer / internet, analisis data, dampak sosial informatika, dan pemrograman.

Konten / mata pelajaran Informatika akan dirancang sesuai dengan kebutuhan masa depan siswa.

Sesuai dengan Pasal 1 Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 dinyatakan bahwa konten informatika dalam SD / MI dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan / atau dipelajari melalui ekstrakurikuler dan / atau konten lokal.

Sedangkan Mata Pelajaran Informatika di SMP / MTs dan SMA / MA termasuk dalam Kompetensi Dasar yang digunakan sebagai referensi pembelajaran.

Pedoman Implementasi Muatan Mapel Informatika Kurikulum 2013

Untuk saling mendukung dengan kekuatan dan keahlian masing-masing individu, guru Teknologi Informasi perlu bekerja sama dalam mengembangkan rencana implementasi Informasi / konten.

Dengan pedoman implementasi ini, diharapkan dapat membantu pemangku kepentingan dalam memahami atau mengimplementasikan konten / subyek Teknologi Informasi.

Pedoman ini berisi prosedur dan substansi yang dapat digunakan oleh sekolah dalam melakukan mata pelajaran informatika / konten.

Unduh Pedoman Implementasi Muatan Informatika kurikulum 2013, pedoman penerapan konten Informatika, di tautan di bawah ini.

No comments